Acara yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Batang Hari itu dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, organisasi pemuda, hingga lembaga masyarakat. Peserta terlihat khidmat mengikuti doa bersama sambil menyalakan 1000 lilin sebagai simbol persatuan dan perdamaian.
Kapolres Batang Hari, AKBP Handoyo Yudhy Santoso, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkuat rasa kebersamaan masyarakat Jambi dan menjaga stabilitas keamanan daerah.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua LCKI Batang Hari, Yernawita SH, yang menyampaikan pentingnya menjaga suasana damai di tengah dinamika bangsa.
"Acara ini adalah bentuk dari tugas kita bersama agar tidak mudah terprovokasi dengan sesuatu kejadian. Memberikan orasi boleh saja, asal damai dan tidak merusak fasilitas umum," ujarnya.
Sementara itu, Wakapolres Batang Hari, Kompol M. Rhido, menuturkan bahwa jalannya acara berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan.
"Alhamdulillah, kegiatan doa bersama dan deklarasi damai ini berjalan lancar. Kehadiran masyarakat dari berbagai elemen menunjukkan bahwa Jambi siap menjaga kondusivitas bersama aparat keamanan," ungkapnya.
Rangkaian acara dimulai dengan doa lintas agama, penyalaan 1000 lilin secara serentak, hingga pembacaan deklarasi damai oleh perwakilan tokoh masyarakat. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan persatuan Indonesia.
Dengan adanya doa bersama dan deklarasi damai ini, Polres Batang Hari berharap suasana kondusif dapat terus terjaga, serta masyarakat tetap bersatu menghadapi tantangan ke depan.(TIM)
